Nasihat sangat Indah,
dari:
KH. Musthafa Bisri
1.Kebenaran kita berkemungkinan salah, kesalahan orang lain berkemungkinan benar. Hanya kebenaran Tuhan yang benar-benar benar.
2. Kalau Anda boleh meyakini pendapat Anda, mengapa orang lain tidak boleh.
3. Jangan banyak mencari banyak, carilah berkah. Banyak bisa didapat dengan hanya meminta. Tapi memberi akan mendatangkan banyak dan berkah.
4. Tidak ada alasan untuk tak bersedekah kepada sesama. Karena sedekah tidak harus berupa harta. Bisa berupa ilmu, tenaga, bahkan senyum.
5. Apa yang kita makan, habis. Apa yang kita simpan, belum tentu kita nikmati. Apa yang kita infakkan justru menjadi rizki yang paling kita perlukan kelak.
6. Abadikan kebaikanmu dengan melupakannya.
7. Tawakkal mengiringi upaya. Doa menyertai usaha.
8. “Berkata baik atau diam” adalah pesan Nabi yang sederhana tapi sungguh penting dan berguna untuk diamalkan dan disosialisasikan.
9. Janganlah setan terang-terangan engkau laknati dan diam-diam engkau ikuti.
10.Mau mencari aib orang? Mulailah dari dirimu !
11. Hati yang bersih dan pikiran yang jernih adalah suatu anugerah yang sungguh istimewa. Berbahagialah mereka yang mendapatkannya.
12.Meski sudah tahu bahwa memakai kaca mata hitam pekat membuat dunia terlihat gelap, tetap saja banyak yang tak mau melepaskannya.
13. Awalilah usahamu dengan menyebut nama Tuhanmu dan sempurnakanlah dengan berdoa kepadaNya.
14.Ada pertanyaan yang ‘tidak bertanya’; maka ada jawaban yang ‘tidak menjawab’. Begitu.
15. Sambutlah pagi dengan menyalami mentari, menyapa burung-burung, menyenyumi bunga-bunga, atau mendoakan kekasih.
Jangan awali harimu dengan melaknati langit.
16. Wajah terindahmu ialah saat engkau tersenyum. Dan senyum terindahmu ialah yang terpantul dari hatimu yang damai dan tulus.
desa ku
Kamis, 31 Desember 2015
Senin, 28 Desember 2015
Pembuatan Briket Batubara Non Karbonisasi
Batubara merupakan mineral organik yang dapat terbakar dengan mudah. Briket batubara non karbonisasi adalah briket batubara dengan tanpa melalui proses karbonisasi. Terdapat dua macam briket batubara yaitu briket batubara biomassa dan briket batubara biasa yang.
Dalam pembuatan briket non karbonisasi memerlukan beberapa persiapan, diantaranya ketersediaan bahan yang mendukung. bahan bahan yang perlu dipersiapkan dalam pembuatan briket batubara non karbonisasi kali ini adalah batubara dengan kalori 5500 kkal sebagai bahan baku utama, kaolin sebagai penyetabil panas pada saat pembakaran, serbuk kayu sebagai bahan campuran yang berfungsi untuk mempercepat proses pembakaran batubara, kapur sebagai campuran tambahan untuk mengurangi bau pada saat pembakaran briket batubara dan pengikat racun, serta bahan perekat atau yang dalam hal ini adalah adonan tepung kanji.
Selain bahan-bahan, peralatan yang diperlukan dalam pembuatan briket batubara non karbonisasi ini adalah sendok, wadah untuk mencampur bahan penyusun briket batubara dan timbangan untuk menimbang bahan penyusun briket batubara. proses penimbangan bahan bahan menggunakan bantuan alat neraca analitik, agar penghitungan berat masing masing bahan lebih akurat.
Tahapan awal pada saat praktikum pembuatan briket adalah mempersiapkan bahan yang telah ditentukan. yaitu menghancurkan atau mereduksi batubara sampai ukuran kurang dari 5-10 cm, kemudian mereduksi dengan menggunakan crusher dan disaring dengan saringan berukuran 8 mesh hingga dihasilkan ukuran sekitar 3 mm. selain itu serbuk kayu, kaolin dan kapur juga disaring dengan saringan biasa sehingga ukuran dari kaolin, serbuk kayu dan kapur merata. setelah itu menentukan komposisi masing masing bahan untuk mendapatkan hasil yang maksimal untuk pembuatan briket, baik pada briket biasa maupun pada briket biomassa.
setelah beberapa saat menentukan komposisi maka telah ditentukan komposisi briket batubara non karbonisasi biasa 1 adalah 70% batubara, 10% kaolin, dan 20% adonan tepung kanji. Atau 140 gr batubara, 20 gr kaolin dan 40 gr adonan tepung kanji. perasalahan yang dialami pada pembuatan briket ini adalah ketika pembagian bahan dalam mesin pencetak briket tidak merata mengakibatkan briket yang dihasilkan tidak seluruhnya berhasil. selain itu ketidak hati-hatian pda saat mengangkat briket setelah dipress mengakibatkan briket yang berhasil hanya 7 buah saja, sedangkan yng 1 buah gagal atau rusak.
pada batubara non karbonisasi biasa 2 komposisinya adalah 65% batubara, 20% kaolin, dan 15% adonan tepung kanji. Atau 130 gr batubara, 40 gr kaolin dan 30 gr adonan tepung kanji. perasalahan yang dialami pada pembuatan briket pertama sudah dapat ditanggulangi yaitu ketika pembagian bahan dalam mesin pencetak briket telah diusahakan lebih merata sehingga seluruh sampel briket yang berjumlah 8 buah dapat berhasil.
Sedangkan pada briket batubara non karbonisasi biomassa 1 komposisinya adalah 65% batubara, 10% kaolin, 15% adonan tepung kanji, serbuk kayu 5% dan kapur 5%. Atau 130 gr batubara, 20 gr kaolin, 30 gr adonan tepung kanji 10 gr serbuk kayu dan 10 gr kapur. permasalahan yang dialami pada pembuatan briket pertama juga sudah dapat ditanggulangi pada percobaan ketiga kali ini, yaitu ketika pembagian bahan dalam mesin pencetak briket telah diusahakan lebih merata dan pada saat mengangkat briket dari mesin briket juga lebih berhati-hati sehingga seluruh sampel briket yang berjumlah 8 buah dapat berhasil.
pada briket batubara non karbonisasi biomassa 2 komposisinya adalah 65% batubara, 5% kaolin, 15% adonan tepung kanji, serbuk kayu 5% dan kapur 10%. Atau 130 gr batubara, 10 gr kaolin, 30 gr adonan tepung kanji 10 gr serbuk kayu dan 20 gr kapur. permasalahan yang dialami pada pembuatan briket pertama juga sudah dapat ditanggulangi pada percobaan ketiga kali ini, yaitu ketika pembagian bahan dalam mesin pencetak briket telah diusahakan lebih merata dan pada saat mengangkat briket dari mesin briket juga lebih berhati-hati sehingga seluruh sampel briket yang berjumlah 8 buah dapat berhasil.
pada proses pembuatannya bahan bahan yang telah ditentukan sebagai penyusun briket batubara kemudian dicampurkan sampai benar benar merata. setelah itu sebaiknya adonan briket segera dipress dengan menggunakan mesin pembuat briket batubara, untuk menghindari adonan mengering sebelum dibentuk menjadi briket. setelah seluruh briket jadi dan terangkat dengan sempurna, briket-briket tersebut ditempatkan pada suatu ruangan yang terhindar dari hujan atau hal lain yang dapat merusak briket, sampai briket kering dan siap untuk dibakar.
Sumber:
http://afanmining10.blogspot.co.id/2012/11/pembuatan-briket-batubara-non.html?m=1
Cara Membuat Briket
Cara membuat Briket adalah keterampilan yang sangat berguna, terlebih buat anda yang ingin menghemat pengeluaran untuk bahan bakar sekaligus mengurangi polusi udara yang saat ini semakin memprihatinkan. Pembuatan briket bahkan bisa menjadi sumber penghasilan baru jika bisa dikelola dan di produksi dalam jumlah massal karena peminat briket saat ini semakin bertambah.
cara membuat briket
Contoh Briket
Cara buat briket relatif mudah dan tidak jauh berbeda dengan bahan yang satu dengan bahan yang lainnya. Beberapa macam briket yang sudah dikenal antara lain, briket batu bara, briket sampah, briket bambu, briket sekam, briket serbuk gergaji, briket batok kelapa dan lainnya.
Cara Pembuatan Briket secara sederhana adalah sebagai berikut :
1. Siapkan bahan yang akan dijadikan briket, misal bambu atau serbuk gergaji, atau batok kelapa (tempurung kelapa)
2. Keringkan bahan tersebut sampai benar-benar cukup kering untuk bisa terbakar
3. Bakar didalam tempat khusus sehingga terjadi pembakaran tidak sempurna dimana hasil pembakaran bukan berupa abu tetapi hanya berbentuk arang (karbon), untuk produksi terbatas tempat pembakaran bisa menggunakan kaleng cat besar (20 liter) atau yang lainnya
4. Hasil pembakaran berupa arang atau serbuk arang ditumbuk halus, kemudian disaring atau di ayak
5. Hasil saringan kemudian dicampur dengan adonan kanji secukupnya (fungsinya sebagai perekat)
6. Adonan kemudian dicetak, biasanya cetakan menggunakan bambu dengan diameter sebesar batre besar dengan tiggi atau panjang bambu sekitar 7 cm ( atau sesuai dengan keinginan) selain bambu bisa juga menggunakan paralon ukuran sedang. Saat dimasukan kedalam cetakan, adonan arang tadi di press agar padat
7. Tahap terakhir adalah pengeringan agar kadar air berkurang, pengeringan bisa memakan waktu beberapa hari tergantung terik tidaknya sinar matahari
Manfaat atau kelebihan penggunaan Briket
1. Dapat mengurangi pencemaran akibat bahan bakar fosil
2. Menghemat pengeluaran
3. Minim asap, dan dapat di produksi sendiri
4. Mudah terbakar tetapi tidak cepat habis
5. Nilai kalor tinggi
6. Dapat mengurangi sampah atau limbah disekitar
7. Sisa pembakaran briket berupa abu dapat digunakan sebagai abu gosok, bahan pembuatan telur asin, atau pupuk/media tanaman.
Demikian tutorial cara pembuatan Briket, semoga bermanfaat...
muhammad jumani
Sumber : http://www.mjumani.net/2013/05/cara-membuat-briket.html?m=1
BRIKET BATUBARA SEBAGAI ALTERNATIF PENGGANTI MINYAK TANAH
BRIKET BATUBARA SEBAGAI ALTERNATIF PENGGANTI MINYAK TANAH
Bahan Bakar Alternatif
Akhir-akhir ini harga baha bakar minyak dunia meningkat pesat yang berdampak pada meningkatnya harga jual bahan bakar minyak termasuk Minyak Tanah di Indonesia. Minyak Tanah di Indonesia yang selama ini di subsidi menjadi beban yang sangat berat bagi pemerintah Indonesia karena nilai subsidinya meningkat pesat menjadi lebih dari 49 trilun rupiah per tahun dengan penggunaan lebih kurang 10 juta kilo liter per tahun. Untuk mengurangi beban subsidi tersebut maka pemerintah berusaha mengurangi subsidi yang ada dialihkan menjadi subsidi langsung kepada masyarakat miskin. Namun untuk mengantisipasi kenaikan harga BBM dalam hal ini Minyak Tanah diperlukan bahan bakar alternatif yang murah dan mudah didapat.
Briket Batubara merupakan bahan bakar padat yang terbuat dari Batubara, bahan bakar
padat ini murupakan bahan bakar alternatif atau merupakan pengganti Minyak Tanah yang paling murah dan dimungkinkan untuk dikembangkan secara masal dalam waktu yang relatif singkat mengingat teknologi dan peralatan yang digunakan relatif sederhana.
Briket Batubara
Briket Batubara adalah bahan bakar padat yang terbuat dari Batubara dengan sedikit campuran seperti tanah liat dan tapioka. Briket Batubara mampu menggantikan sebagian dari kegunaan Minyak Tanah sepeti untuk : Pengolahan Makanan, Pengeringan, Pembakaran dan Pemanasan. Bahan baku utama Briket Batubara adalah Batubara yang sumbernya berlimpah di Indonesia dan mempunyai cadangan untuk selama lebih kurang 150 tahun. Teknologi pembuatan Briket tidaklah terlalu rumit dan dapat dikembangkan oleh masyarakat maupun pihak swasta dalam waktu singkat. Sebetulnya di Indonesia telah mengembangkan Briket Batubara sejak tahun 1994 namun tidak dapat berkembang dengan baik mengingat Minyak Tanah masih disubsidi sehingga harganya masih sangat murah, sehingga masyarakat lebih memilih Minyak Tanah untuk bahan bakar sehari-hari. Namun dengan kenaikan harga BBM per 1 Oktober 2005, mau tidak mau masyasrakat harus berpaling pada bahan bakar alternatif yang lebih murah seperti Briket Batubara.
Jenis Briket Batubara
Jenis Berkarbonisasi (super), jenis ini mengalami terlebih dahulu proses dikarbonisasi sebelum menjadi Briket. Dengan proses karbonisasi zat-zat terbang yang terkandung dalam Briket Batubara tersebut diturunkan serendah mungkin sehingga produk akhirnya tidak berbau an berasap, namun biaya produksi menjadi meningkat karena pada Batubara tersebut terjadi rendemen sebesar 50%. Briket ini cocok untuk digunakan untuk keperluan rumah tangga serta lebih aman dalam penggunaannya.
Jenis Non Karbonisasi (biasa), jenis yang ini tidak mengalamai dikarbonisasi sebelum diproses menjadi Briket dan harganyapun lebih murah. Karena zat terbangnya masih terkandung dalam Briket Batubara maka pada penggunaannya lebih baik menggunakan tungku (bukan kompor) sehingga akan menghasilkan pembakaran yang sempurna dimana seluruh zat terbang yang muncul dari Briket akan habis terbakar oleh lidah api dipermukaan tungku. Briket ini umumnya digunakan untuk industri kecil.
Produsen terbesar Briket Batubara di Indonesia saat ini adalah PT. Tambang Batubara Bukit Asam (Persero), atau PT. BA yang mempunyai 3 pabrik yaitu di Tanjung Enim Sumatera Selatan, Bandar Lampung dan Gresik Jawa Timur dengan kapasitas terpasang 115.000 ton per tahun. Disamping PT. BA terdapat beberpa perusahaan swasta lain yang meproduksi Briket Batubara namun jumlahnya jauh lebih kecil dibanding PT. BA dan belum berproduksi secara kontinyu.
Dengan adanya kenaikan BBM khususnya Minyak Tanah dan Solar, tentunya penggunaan Briket Batubara oleh kalangan rumah tangga maupun industri kecil/menengah akan lebih ekonomis dan menguntungkan, namun demikian kemampuan produksi dari PT. BA. masih sangat kecil, untuk mengatasi kekurangan tersebut diharapkan partisipasi serta keikutsertaan pihak swasta untuk memproduksi dan mensosialisasikan penggunaan Briket Batubara disetiap daerah.
Keunggulan Briket Batubara
Lebih murah
Panas yang tinggi dan kontinyu sehingga sangat baik untk pembakaran yang lama
Tidak beresiko meledak/terbakar
Tidak mengeluarkan sauara bising serta tidak berjelaga
Sumber Batubara berlimpah
Namun demikian Briket memiliki keterbatasan yaitu waktu penyalaan awal memakan waktu 5 – 10 menit dan diperlukan sedikit penyiraman minyak tanah sebagai penyalaan awal, Briket Batubara hanya efisien jika digunakan untuk jangka waktu datas 2 jam. (sumber ; pt. ba, bppt)
Perbandingan Pemakaian Minyak Tanah dengan Briket
Penggunaan
Minyak Tanah
Briket
Penghematan
Rumah tangga
3 ltr/hari
Rp. 9000/hari
Rp. 5400/hari
Rp. 3600/hari
Warung Makan
10 ltr/hari
Rp. 30.000/hari
Rp. 18.000/hari
Rp. 12.000/hari
Industri Kecil
25 ltr/hari
Rp. 75.000/hari
45.000/hari
Rp. 30.000/hari
Industri Menengah
1000 ltr/hari
Rp. 2.000.000/hari
Rp. 1.502.450/hari
Rp. 497.550/hari
Parameter Antara Minyak Tanah dan Briket
Parameter
Minyak Tanah
Briket
Nilai Kalori
9.000 kkal/ltr
5.400 kkal/kg
Ekivalen
1 ltr
1,60 kg
Biaya
Rp. 2.800
Rp. 1.300
Proses Pembuatan Briket Batubara Non Karbonisasi (Tipe Biasa)
Proses Pembuatan Briket Batubara Karbonisasi (Tipe Super)
Jenis dan Ukuran Briket Batubara
Bentuk telur : sebesar telu ayam
Bentuk kubus : 12,5 x 12,5 x 5 cm
Bentuk selinder : 7 cm (tinggi) x 12 cm garis tengah
Briket bentuk telur cocok untuk keperluan rumah tangga atau rumah makan, sedangkan bentuk kubus dan selinder digunakan untuk kalangan industri kecil/menengah.
KOMPOR/TUNGKU BRIKET BATUBARA
Penggunaan Briket Batubara harus dibarengi serta disiapkan Kompor atau Tungku, jenis dan ukuran Kompor harus disesuaikan dengan kebutuhan. Pada prinsipnya Kompor/Tungku terdidri atas 2 jenis :
Tungku/Kompor portabel, jenis ini pada umumnya memuat briket antara 1 s/d 8 kg serta dapat dipindah-pindahkan. Jenis ini digunakan untuk keperluan rumah tangga atau rumah makan.
Tungku/Kompor Permanen, memuat lebih dari 8 kg briket dibuat secara permanen. Jenis ini dipergunakan untuk industri kecil/menengah.
Persyaratan Kompor/tungku harus memiliki :
Ada ruang bakar untuk briket
Adanya aliran udara (oksigen) dari lubang bawah menuju lubang atas dengan melewati ruang bakar briket yang terdiri dari aliran udara primer dan sekunder
Ada ruang untuk menampung abu briket yang terletak di bawah ruang bakar briket
PENGEMBANGAN PRODUKSI BRIKET BATUBARA DAN KOMPOR/TUNGKU
Sampai saat ini pihak BPP Teknologi melalui Balai Besar Teknologi Energi (B2TE) telah lama mengembangkan dan men-disain mesin untuk memproduksi Briket Batubara skala kecil/menengah dengan kapsitas produksi sebesar 2 s/d 8 ton/hari. Dengan demikian industri briket sakala kecil/menengah ini diharapkan bisa tersebar di sentra-sentra pengguna Briket Batubara sehingga mudah dalam penyediaan briket secara kontinyu. Disamping itu pula BPP Teknologi telah mengembangkan jenis-jenis Kompor/Tungku Briket untuk keperluan rumah tangga, rumah makan serta industri kecil/menengah.
Pelayanan teknis yang bisa diberikan pihak BPP Teknologi kepada masyarakat berupa :
Formulasi briket batubara
Disain kompor/tungku
Disain pabrik briket batubara
Pengujian karakteristik kimia dan fisika
Pengujian karakteristik pembakaran
Bimbingan teknis dan konsultasi pemanfaatan briket batubara
Penyediaan briket batubara
Sumber : http://www.ristek.go.id/file/upload/lain_lain/briket/briket_batubara_1.htm
Sabtu, 26 Desember 2015
komunikasi
Raymond Ross
Komunikasi adalah proses menyortir, memilih, dan pengiriman simbol-simbol sedemikian rupa agar membantu pendengar membangkitkan respons/ makna dari pemikiran yang serupa dengan yang dimaksudkan oleh komunikator.
Selasa, 22 Desember 2015
hari ibu Indonesia
Masih edisi di HARI IBU
π Suatu hari, Ibnu Umar melihat seorang yang menggendong ibunya sambil thawaf mengelilingi Ka’bah. Orang tersebut lalu berkata kepada Ibnu Umar, “Wahai Ibnu Umar, menurut pendapatmu apakah aku sudah membalas kebaikan ibuku?” Ibnu Umar menjawab, “Belum, meskipun sekadar satu erangan ibumu ketika melahirkanmu. Akan tetapi engkau sudah berbuat baik. Allah akan memberikan balasan yang banyak kepadamu terhadap sedikit amal yang engkau lakukan.” (Diambil dari kitab
al-Kabair, karya adz-Dzahabi)
π Ali bin Husain bin Ali bin Abi Thalib adalah seorang yang terkenal sangat berbakti kepada ibunya, sampai-sampai ada orang yang berkata kepadanya, “Engkau adalah orang yang paling berbakti kepada ibumu, akan tetapi kami tidak pernah melihatmu makan bersama ibumu.” Beliau menjawab, “Aku takut kalau-kalau tanganku mengambil makanan yang sudah dilirik oleh ibuku. Sehingga aku berarti mendurhakainya.” (Diambil dari kitab
Uyunul Akhyar, karya Ibnu Qutaibah)
π Abu Hurairah menempati sebuah rumah, sedangkan ibunya menempati rumah yang lain. Apabila Abu Hurairah ingin keluar rumah, maka beliau berdiri terlebih dahulu di depan pintu rumah ibunya seraya mengatakan, “Keselamatan untukmu, wahai ibuku, dan rahmat Allah serta barakahnya.” Ibunya menjawab, “Dan untukmu keselamatan wahai anakku, dan rahmat Allah serta barakahnya.” Abu Hurairah kemudian berkata, “Semoga Allah menyayangimu karena engkau telah mendidikku semasa aku kecil.” Ibunya pun menjawab, “Dan semoga Allah merahmatimu karena engkau telah berbakti kepadaku saat aku berusia lanjut.” Demikian pula yang dilakukan oleh Abu Hurairah ketika hendak memasuki rumah.” (Diambil dari kitab
Adab al-Mufrad, karya Imam Bukhari)
beasiswa beasiswa
Silahkan disebarkan ke group lain bila ada yg berminat mencari beasiswa utk melanjutkan pendidikan, semoga putera-puteri dari Seluruh Nusantara ini semakin hebat.. πΆπ¬
1. Australia Award Scholarship (http://australiaawardsindo.or.id)
2. LPDP Scholarship (http://www.beasiswalpdp.org/index.html)
3. DIKTI Scholarship
a. Dalam Negeri (http://www.beasiswa.dikti.go.id/dn/)
b. Luar Negeri (http://beasiswa.dikti.go.id/ln/)
4. Turkey Government Scholarship (http://www.turkiyeburslari.gov.tr/index.php/en)
5. General Cultural Scholarship India (http://www.iccrindia.net/gereralscheme.html)
6. USA Government Scholarship
a. (http://www.aminef.or.id/index.php)
b. (http://www.iief.or.id)
7. Netherland Government Scholarship (http://www.nesoindonesia.or.id/beasiswa)
8. Korean Government Scholarship (http://www.niied.go.kr/eng/contents.do?contentsNo=78&menuNo=349)
9. Belgium Government Scholarship (http://www.vliruos.be/4273.aspx)
10. Israel Government Scholarship (http://www.mfa.gov.il/mfa/abouttheministry/departments/pages/scholarships%20offered%20by%20the%20israeli%20government%20to.aspx)
11. Sciences Po France (http://formation.sciences-po.fr/en/contenu/the-emile-boutmy-scholarship)
12. Utrecht University Netherland (http://www.uu.nl/university/international-
students/en/financialmatters/grantsandscholarships/Pages/utrechtexcellencescholarships.aspx)
13. Prasetya Mulya Business School Indonesia (http://www.pmbs.ac.id/s2/scholarship.php?lang=ENG)
14. Brunei Darussalam Government Scholarship (http://www.mofat.gov.bn/index.php/announcement)
15. Monbugakusho Scholarship Japan (http://www.id.emb-japan.go.jp/sch.html)
16. Paramadina University Master Fellowship Indonesia (https://gradschool.paramadina.ac.id/in/graduate-school-fellowship/paramadina-medco-fellowship-2013.html)
17. PPM School of Management Indonesia (http://ppm-manajemen.ac.id/beasiswa-penuh-s2-mm-reguler/)
18. University of Twente Netherland (http://www.utwente.nl/internationalstudents/scholarshipsandgrants/all/uts/)
19. Sweden Government Scholarship (http://www.studyinsweden.se/Scholarships/)
20. Chinese Government Scholarship (http://www.csc.edu.cn/laihua/scholarshipdetailen.aspx?cid=97&id=1422)
21. Taiwan Government Scholarship (http://www.studyintaiwan.org/taiwan_scholarships.html)
22. United Kingdom Government SCholarship (http://www.chevening.org/indonesia/)
23. Panasonic Scholarship Japan (http://panasonic.net/citizenship/scholarships/pso/requirements/)
24. Ancora Foundation Scholarship (http://ancorafoundation.com)
25. Asian Public Intellectuals Fellowship Japan (http://www.api-fellowships.org/body/)
26. AUN/SEED-Net Scholarship (http://www.seed-net.org/index.php)
27. Art Asia Major Scholarship Korea National University of Arts (http://eng.karts.ac.kr:81/karts/board/list.jsp?
c_no=003013002&bt_no=123&page=1&b_category=&b_categoryimg=&searchSelect=&keyword=&divisionSelect=&engNotice=engNotice)
28. Ritsumeikan Asia Pacific University Japan (http://www.apu.ac.jp/home/life/index.php?content_id=30)
29. Seoul National University Korea (http://en.snu.ac.kr/apply/graduate/scholarships/before-application)
30. DIKTIS Overseas Scholarship (http://www.pendis.kemenag.go.id/beasiswaln/)
31. Honjo International Scholarship Foundation Japan (http://hisf.or.jp/english/sch-f/)
32. IDB Merit Scholarship Programme for High Technology (http://www.isdb.org/irj/portal/anonymous?NavigationTarget=navurl://c28c70fde436815fcff1257ef5982a08)
33. International HIV & Drug Use Fellowship USA (http://www.iasociety.org/fellowship.aspx)
34. Nitori International Scholarship Foundation Japan (http://www.nitori-shougakuzaidan.com/en/)
35. School of tGovernment and Public Policy Indonesia (http://sgpp.ac.id/pages/financial-conditions)
36. Inpex Scholarship Foundation Japan
37. Asia University Taiwan (http://ciae.asia.edu.tw/AdmissionsScholarship.html)
38. Macquaire University Australia (http://www.mq.edu.au/future_students/international/scholarships_and_awards/macquarie_university_international_scholarships/)
Langganan:
Postingan (Atom)