sumber https://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Kutai_Timur
Sejarah
Kabupaten Kutai Timur merupakan salah satu wilayah hasil pemekaran dari Kabupaten Kutai yang dibentuk berdasarkan UU No. 47 Tahun 1999, tentang Pemekaran wilayah Provinsi dan Kabupaten. Diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri pada tanggal 28 Oktober 1999.[3]
Geografi[sunting
Dengan luas wilayah 35.747,50 km², Kutai Timur terletak di wilayah khatulistiwa dengan koordinat di antara 115°56'26"-118°58'19" BT dan 1°17'1" LS-1°52'39" LU.
Batas-batas wilayah[sunting | sunting sumber]
Utara Kabupaten Berau
Selatan Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kota Bontang
Barat Kabupaten Kutai Kartanegara
Timur Selat Makassar
Topografi[sunting
Kutai Timur memiliki keadaan topografi yang bervariasi, mulai dari daerah dataran seluas 536.200 ha, lereng bergelombang (1,42 juta ha), hingga pegunungan (1,6 juta ha), tersimpan potensi batu bara 5,35 miliar ton.
Kecamatan[sunting | sunting sumber]
Terdapat 18 kecamatan di Kutai Timur saat ini, yaitu:[3]
Batu Ampar
Bengalon
Busang
Kaliorang
Karangan
Kaubun
Kongbeng
Long Masengat
Muara Ancalong
Muara Bengkal
Muara Wahau
Rantau Pulung
Sandaran
Sangatta Utara
Sangatta Selatan
Sangkulirang
Telen
Teluk Pandan
desa ku
Senin, 19 Desember 2016
Jumat, 30 September 2016
STORY OF THE OSMAN
PENGUSAHA YANG SUKSES DALAM WAKTU YANG PANJANG
السلام عليكم ورحمة وبركاته
STORY OF THE OSMAN
Pernahkah anda mempertanyakan : APA TUJUAN SAYA BEKERJA atau BERBISNIS? Semoga cerita ini menginspirasi anda. (True Story.)
Suatu hari, di Madinah, tidak terlalu jauh dari masjid Nabawi, ada sebuah properti sebidang tanah dengan sumur yang tidak pernah kering sepanjang tahun. Sumur itu dikenal dengan nama Sumur Ruma (The Well of Ruma) karena dimiliki seorang Yahudi bernama Ruma.
Sang Yahudi menjual air kepada penduduk Madinah, dan setiap hari orang antri untuk membeli airnya. Di waktu waktu tertentu sang Yahudi menaikkan seenaknya harga airnya, dan rakyat Medinahpun terpaksa harus tetap membelinya. karena hanya sumur inilah yang tidak pernah kering.
Melihat kenyataan ini, Rasulullah SAW berkata, "kalau ada yang bisa membeli sumur ini, balasannya adalah Surga". Seorang sahabat nabi bernama Usman bin Affan RA mendekati sang Yahudi. Usman menawarkan untuk membeli sumurnya. Tentu saja Ruma sang Yahudi menolak. Ini adalah bisnisnya, dan ia mendapat banyak uang dari bisnisnya.
Tetapi Usman bukan hanya pebisnis sukses yang kaya raya, tetapi ia juga negosiator ulung. Ia bilang kepada Ruma, "aku akan membeli setengah dari sumur mu dengan harga yang pantas, jadi kita bergantian menjual air, hari ini kamu, besok saya" Melalui negosiasi yang sangat ketat, akhirnya sang Yahudi mau menjual sumurnya senilai 1 juta Dirham dan memberikan hak pemasaran 50% kepada Usman bin Affan.
Apa yang terjadi setelahnya membuat sang Yahudi merasa keki. Ternyata Usman menggratiskan air tersebut kepada semua penduduk Madinah. Pendudukpun mengambil air sepuas puasnya sehingga hari kesokannya mereka tidak perlu lagi membeli air dari Ruma sang Yahudi. Merasa kalah, sang Yahudi akhirnya menyerah, ia meminta sang Usman untuk membeli semua kepemilikan sumur dan tanahnya. Tentu saja Usman harus membayar lagi seharga yang telah disepakati sebelumnya.
Hari ini, sumur tersebut dikenal dengan nama Sumur Usman, atau The Well of Usman. Tanah luas sekitar sumur tersebut menjadi sebuah kebun kurma yang diberi air dari sumur Usman. Kebun kurma tersebut dikelola oleh badan wakaf pemerintah Saudi sampai hari ini. Kurmanya dieksport ke berbagai negara di dunia, hasilnya diberikan untuk yatim piatu, dan pendidikan. Sebagian dikembangkan menjadi hotel dan proyek proyek lainnya, sebagian lagi dimasukkan kembali kepada sebuah rekening tertua di dunia atas nama Usman bin Affan. Hasil kelolaan kebun kurma dan grupnya yang di saat ini menghasilkan 50 juta Riyal pertahun (atau setara 200 Milyar pertahun)
Sang Yahudi tidak akan penah menang. Kenapa? Karena visinya terlalu dangkal. Ia hanya hidup untuk masa kini, masa ia ada di dunia. Sedangkan visi dari Usman Bin Affan adalah jauh kedepan. Ia berkorban untuk menolong manusia lain yang membutuhkan dan ia menatap sebuah visi besar yang bernama Shadaqatun Jariyah, sedekah berkelanjutan. Sebuah shadaqah yang tidak pernah berhenti, bahkan pada saat manusia sudah mati. MasyaAllah.
Tanya lagi ? APA TUJUAN SAYA BEKERJA atau BERBISNIS?
Apakah visi saya "cari makan, cari duit" atau "menolong orang sebanyak banyaknya Untuk Dunia & akhirat"?
SELAMAT BEKERJA SAHABAT DAN SUKSES DALAM WAKTU YANG PANJANG
والله الموفق إلى أقوام الطريق
والسلام عليكم ورحمة وبركاته
Desa ku bangkit
http://www.kemendesa.go.id/view/detil/1905/mendes-eko-apresiasi-usaha-perikanan-kampung-mendali-papua
Jurnal IAIN Samarinda
Awali hari dengan menyapa link Jurnal IAIN Samarinda Jurnal IAIN Samarinda
http://journal.iain-samarinda.ac.id/index.php/altijary
http://journal.iain-samarinda.ac.id/index.php/fenomena
http://journal.iain-samarinda.ac.id/index.php/dinamika_ilmu
http://journal.iain-samarinda.ac.id/index.php/syamil
http://journal.iain-samarinda.ac.id/index.php/lentera_journal
http://journal.iain-samarinda.ac.id/index.php/mazahib
Muhasabah diri
*Muhasabah diri......*
*Waktu berlalu begitu halus* menipu kita yang terlena, belum sempat berdzikir pagi tau-tau hari sudah menjelang siang, belum sempat bersedekah pagi, matahari sudah meninggi.😑
*Rencana* jam 9 mau shalat Dhuha, tiba-tiba adzan Dzuhur sudah terdengar, pinginnya setiap pagi membaca 1 juz Al-Qur'an, menambah hafalan satu hari satu ayat, tapi ya itu, "pengennya itu" 😶
*komitmen* tidak akan melewatkan malam kecuali dengan tahajud dan witir, sekalipun hanya 3 raka'at singkat, semua hanya rencana.😥
Akan terus beginikah nasib *hidup* menghabiskan umur ?, berhura-hura dengan usia ?😔
Lalu tiba-tiba masuklah *usia* di angka 30, sebentar kemudian 40, tak lama terasa menjadi 50, dan kemudian orang mulai memanggil kita dengan sebutan "Kek... Nek..." pertanda kita sudah tua.😞
Lalu sambil *menunggu ajal* tiba, sejenak mengintip catatan amal yang kita ingat pernah berbuat apa ... ???.😕
Astaghfirullah… *ternyata tak seberapa, !!!* sedekah dan infaq cuma sekedarnya, mengajarkan ilmu tak pernah ada, silaturrahmi rusak semua.😨
Jika sudah demikian, apakah ruh ini tidak akan melolong, meraung, menjerit menahan kesakitan disaat harus berpisah dari tubuh pada waktu *sakaratul maut*...???.😢
Tambahkan usiaku ya Allah...!!! , aku *butuh waktu* untuk beramal dan berbekal sebelum Kau akhiri ajal.😩
Belum cukupkah *menyia-nyiakan* waktu selama 30, 40, 50 atau 60 tahun ?, 😓
*Butuh berapa tahun* lagikah untuk mengulang pagi, siang sore dan malam hari, butuh berapa minggu, bulan, dan tahun lagi agar bisa mempersiapkan diri untuk siap mati. 😣
Tanpa kita pernah merasa kehilangan waktu dan kesempatan untuk menghasilkan pahala di setiap detiknya, maka 1000 tahunpun *tidak akan pernah cukup* bagi orang orang yang terlena...😭
*Astaghfirullah.....*
Selamat menjelang tahun baru hijriah 1438 H / 2 okt 2016
Rabu, 31 Agustus 2016
Domain Teknologi Pendidikan
Teknologi pendidikan tumbuh dan berkembang dari praktik pendidikan dan gerak komunikasi audiovisual. Teknologi pendidikan semula di lihat sebagai teknologi peralatan, yang berkaitan dengan penggunaan peralatan, media dan dan sarana untuk mencapai tujuan pendidikan atau kegiatan pembelajara dengan audiovisual. Teknologi pendidikan merupakan gabungan dari tiga aliran yang saling berkepentingan yaitu media pendidikan, psikologi pembelajaran, dan pendekatan system untuk pendidikan.
Teknologi pendidikan berupaya untuk merancang, mengembangkan, dan memanfaatkan aneka sumber belajar sehingga dapat memudahkan atau memfasilitasi seseorang untuk belajar di mana saja, kapan saja, oleh siapa, dan dengan cara dan sumber belajar apa saja yang sesuai dengan kebutuhanya. Berdasarkan perkembangan dalam bidang teknologi pendidikan dan disiplin ilmu lainya, yang relevan dengan landasan teori pembelajaran, kemungkinan ke depan akan semakin berkembang mengenai kawasan dan ruang lingkup beserta kategori teknologi pendidikan.
B. Rumusan Masalah
Pengertian Domain atau kawasan teknologi pendidikanDomain atau kawasan teknologi pendidikan menurut Organisasi profesi Assosiation for Educational Communication and Technology (AECT) dan menurut Davies (1978).Peran Domain atau kawasan teknologi pendidikanTeori dan Praktek Domain atau kawasan teknologi pendidikan
Kamis, 30 Juni 2016
istri dan suami
Kalau istri menyakiti hati suami, tandanya..
durhaka pada suami.
Tapi bagaimana jika suami sakiti hatiTCS via istri.?"
BERDOSA juga lah. Cuma tidak ada istilah
suami durhaka pada istri, tapi suami akan
ditandai Malaikatbicara sebagai suami yang durhaka pd Allah
Karena istri, rezekimu bertambah.
Karena istri, maka lahirlah anak-anakmu
Karena istri, makan dan pakaianmu terjaga.
Karena istri, tenang hatimu.
Karena istri, lembut pandangan matamu.
Karena istri adalah belahan jiwa yang melihat
cacat celamu yang
tersembunyi dari pandangan matamu dan dia
masih menerimamu apa adanya..
Oleh karena itu janganlah menyakiti hati mereka,
ingatlah setiap
pengorbanan mereka..
Walaupun kecil dimatamu, baginya besar..
Setiap peluh yang menetes untuk keluarganya,
setiap airmata yang
menetes untuk anak-anak dan suaminya adalah
salah satu tanda bahwa dia adalah istri yang
terbaik buat anda wahai saudaraku yang bergelar
suami.
Terbersit tanya di hati "Mengapa WANITA sering
menangis?"
» Karena WANITA itu unik.
Allah ciptakan ia sebagai makhluk istimewa..
Allah kuatkan bahunya untuk menjaga anak2nya,
Allah lembutkan hatinya untuk memberi rasa
aman,
Allah kuatkan rahimnya utk menyimpan benih
manusia,
Allah teguhkan peribadinya untuk terus berjuang
saat yang lain
menyerah,
Allah beri dia naluri untuk tetap menyayangi,
walau dikhianati oleh
teman bahkan walaupun disakiti oleh orang yg
dia sayangi.
» WANITA makhluk kuat.
Jika suatu saat dia menangis itu karena Allah
memberi air mata untuk membasuh luka
hantinya dan memberi kekuatan baru.
Sungguh..WANITA itu sangatlah istimewa...
Maka share status ini agar para lelaki menghargai
WANITA dan
agar tau bahwa WANITA.....ciptaan Allah yang
istimewa.
Subhanallah...
Semoga yang mengucapkan Aamiin & yang Membagikan mendapat pasangan yang setia, sholeh/sholehah dan menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah, serta kelak dimasukkan ke dalam surga yang terindah. Aamiin
Langganan:
Postingan (Atom)