desa ku

desa ku

Rabu, 02 Desember 2015

"SEBAHAGIAN CERITA TENTANG ABAH GURU SEKUMPUL DIMASA LALU"

"SEBAHAGIAN CERITA TENTANG ABAH GURU SEKUMPUL DIMASA LALU" ------------------------------------------------------ Suatu saat, atas saran Tuan Guru KH. Ahmad Zaini, orang tua KH. Badruddin Martapura, Guru Zaini yang saat itu masih sebagai santri Pesantren Darussalam, diminta untuk memperdalam Tajwid kepada seorang yang dianggap pakar dan ahli dalam bidangnya. Tuan Guru KH. Muhammad Zaini menuju/ditujukan kepada seorang yang dikenal Qari, Hafizh dan memiliki suara merdu yang khas yaitu Tuan Guru KH. Muhammad Aini, desa Pandai Kandangan. Dihari yang ditentukan berangkatlah Guru Zaini dengan menumpang bis dari Martapura menuju Kandangan. Perjalanan saat itu cukup melelahkan, karena masa itu jalan tidak semulus sekarang. Beberapa jam diperjalanan akhirnya Guru Zaini sampai juga dikota dodol ini, dan langsung menuju kerumah sang Guru. Ketika bertemu Tuan Guru, Guru Zaini ditanya bermacam alasan kenapa sampai belajar ke Kandangan ini. Namun semua pertanyaan itu dijawab Guru Zaini dengan sempurna dan memuaskan, sehingga Tuan Guru KH. Muhammad Aini akhirnya bersedia untuk mengajari Guru Zaini. Untuk mengetahui bagaimana bacaan muridnya ini, Tuan Guru meminta Guru Zaini membacakan surah Al-Fatihah. Guru Zaini pun lalu membaca Fatihah dengan suara beliau yang merdu. Mendengar ini sang Tuan Guru menangis tersedu-sedu. Usai membaca Fatihah, Guru Zaini menanyakan sebab Gurunya itu menangis. Tuan Guru KH. Muhammad Aini menjelaskan : "Seumur hidupku, aku belum pernah mendengar bacaan Fatihah sebagus yang ikam ( kamu ) bacakan tadi" Selama sekitar seminggu disana, Guru Zaini diajak mendampingi Tuan Guru menghadiri beberapa acara keagamaan. Seringkali Guru Zaini diminta untuk membacakan ayat suci Al-Qur'an, dan mengikuti acara maulid diberbagai tempat. Setelah dirasa cukup belajar kepada Gurunya, Guru Zaini mohon pamit dan minta izin untuk pulang ke Martapura. Sang Guru mengizinkan, hanya saja saat itu sudah sore, kemungkinan mobil tumpangan ke Martapura atau arah Banjarmasin tidak ada.. Namun Guru Zaini menyakinkan gurunya, bahwa mobil insya Allah ada. Saat itu sudah sore, Sang Guru mengantar Guru Zaini dari rumahnya ketepi jalan. Sesampai ditepi jalan raya, tak diduga tiba-tiba berhenti sebuah mobil, Guru Zaini pun pamit dan masuk. Belum jauh mobil itu berjalan dari berdirinya Sang Guru, mobil itu menghilang entah kemana, seperti tak berbekas. ------------------ Salah seorang santri Darussalam pernah menceritakan saat pengajian Guru Zaini masih di Keraton, ia sering kali hadir di Majelis tersebut, tapi duduk agak jauh dari jama'ah lain. Tidak jarang ia duduk dibawah batang sawo disekitar parkiran, dimuka langgar Darul aman Keraton. Dengan niat agar ia tidak mengantuk saat pengajian, suatu saat ia membawa sebungkus kacang ia mengunyah kacang. Namun tidak berapa lama setelah itu, dari dalam rumahnya Guru Zaini yang tengah membacakan Kitab Tafsir memperingatkan : "Tolong nang makan kacang diluar itu bamandak dulu lah, ni kita membaca kitab dulu nah ". Merasa dikasyaf Guru Zaini, ia langsung berhenti makan kacang, disamping tentu malu, karena semua mata memandang kearahnya. ------------------ Saat itu sudah menjelang tengah malam, suasana di Komplek Sekumpul pun juga sudah sunyi senyap. Tidak tampak seorangpun di Mushalla Ar-Raudhah maupun dihalamannya. Guru Zaini nampak belum tidur, demikian pula istri beliau. Tiba-tiba Guru Zaini bicara kepada istrinya bahwa beliau kepingin sekali malam itu mencicipi ikan baung. Sang Istri tentu merasa bingung untuk mengabulkan keinginan itu, disamping karena biasanya orang menjual ikan tersebut hanya pada siang hari, dan saat itu bukan musimnya. Namun Allah SWT menghendaki semuanya sebagai karomah bagi hambanya-Nya. Tidak lama sesudah itu terdengar ada orang mengetuk pintu rumah Guru Zaini. Setelah dibukakan pintu oleh istri Guru, ternyata ada seseorang yang menyerahkan ikan baung yang masih basah. Malam itu juga, ikan itu dimasak sesuai permintaan Guru Sekumpul. ------------------- Suatu ketika Guru Aini berkunjung kerumah Guru Zaini yang saat itu masih di Keraton. Kebetulah saat itu hanya Guru Aini yang berkunjung, jadi cuma mereka berdua yang ada saat itu. Guru Zaini dengan setengah guyon, bertanya kepada Guru Aini: " Yan, ikam handak melihat kekuasaan Allah Ta'ala kah?". Guru Aini cuma menjawab: "Inggih ". Maka tiba-tiba tubuh Guru Zaini yang saat itu duduk bersila terangkat dari lantai hingga kepala beliau hampir menyentuh plafon, lalu turun lagi seperti semula. Itulah sebagian karamah Guru Zaini yang ditemui secara langsung oleh Tuan Guru H. Muhammad Aini Pemantang Karangan, salah satu murid kesayangan Guru Zaini. اللهم وفّقنا فإن التوفيق من عندك وسهّل أمورنا فإن التسهيل من لُطفك يالله بالتوفيق حتى نفيق ونلحق الفريق اللَّهُمَّ يا اللهُ يا هادي صَلِّ على عَبْدِكَ و حَبِيبِكَ سَيِّدِنا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ الهادي و على آلِهِ و صَحْبِهِ و سَلِّمْ تَسْلِيما Keterangan Foto : KH. Muhammad Zaini Ghani ( Guru Sekumpul ) bersama KH. Muhammad Syarwani Abdan ( Guru Bangil )

Jumat, 27 November 2015

BROADCASTING Teknik Penyiaran Radio Dan Televisi

BROADCASTING Teknik Penyiaran Radio Dan Televisi Perkembangan teknologi komunikasi telah melahirkan masyarakat yang makin besar tuntutannya akan hak untuk mengetahui dan hak untuk mendapatkan informasi. Informasi telah menjadi kebutuhan bagi masyarakat dan telah menjadi komoditas penting dalam kehidupan masyarakat. Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi telah membawa implikasi terhadap dunia penyiaran, termasuk penyiaran di Indonesia. Penyiaran sebagai penyalur informasi dan pembentuk pendapat umum, perannya semakin strategis, terutama dalam mengembangkan kehidupan demokratis. Dunia Broadcasting (penyiaran) adalah dunia yang selalu menarik perhatian bagi masyarakat. Aktivitas penyiaran tidaklah semata merupakan kegiatan ekonomi, tetapi ia juga memiliki peran sosial yang tinggi sebagai medium komunikasi. Komunikasi dapat didefinisikan sebagi proses penyampaian ide, gagasan dan atau opini dari seseorang yang disebut komunikator ditujukan kepada sejumlah sasaran. Dalam hal ini adalah komunikan dengan dan atau tanpa media dengan tujuan megubah perilaku orang lain. Penyiaran merupakan suatu kegiatan penyelenggaraan siaran radio dan televisi, yang diselenggarakan oleh organisasi penyiaran radio dan televisi. Output dari organisasi penyiaran adalah siaran. Medium radio dan televisi merupakan sarana komunikasi massa yang kemunculannya terjadi sebagai akibat dari revolusi di bidang elektronika. Bagaimana proses penyiaran berlangsung? pada prinsipnya sama dengan proses komunikasi. Proses komunikasi terjadi sejak ide itu diciptakan sampai dengan ide itu disebarluaskan. Langkah – langkahnya meliputi pengagas ide dalam hal ini komunikator, kemudian ide itu diubah menjadi suatu bentuk pesan yang dapat dikirimkan baik verbal dan nonverbal melalui saluran dan atau sarana komunikasi yang memungkinkan pesan itu mampu menjangkau khalayak luas. BAB II PEMBAHASAN Proses penyiaran Terselenggaranya penyiaran ditentukan oleh tiga unsur yang menghasilkan siaran yaitu : studio, transmitter, dan pesawat penerima. Ketiga unsur ini kemudian disebut sebagai trilogi penyiaran. Paduan ketiganya yang kemudian akan akan mengasilkan siaran yang dapat diterima oleh pesawat penerima radio maupun televisi. 1. Studio Studio merupakan sistem yang cukup berperan dalam sebuah stasiun penyiaran, sebagai subsistem yang terintegrasi secara total, bagian studio memberikan andil untuk penyedia program – program regular yang bersifat leve event atau recording program. Sistem studio pada umumnya terintegrasi dari berbagai unit sistem, seprti bagian audio, video system, dan pencahayaan serta dilengkapi prasarana seni atau art sebagi unsur pendukung produksi, khususnya untuk produksi audio visual. Studio merupakan tempat produksi informasi sekaligus menyirkan, yakni megubah ide dan atau gagasan menjadi bentuk pesan baik gambar maupun suara yang bermakna melaui sebuah proses yang mekanistik yang menmungkinkan gambar suara itu dikirimkan melaui transmitter untuk selanjutnya diterima oleh sistem antena pada pesawat penerima (mediia receiver) guna dinikmati oleh khalayak dalam bentukk sajian acara. Dalam produksi informasi, studio sebagi penyuplai acara di bagi menjadi 2 bagain kategori besar, yaitu : a. live event, misalnya program music, variety show, berita/news dan lain sebagainya. b. Recording Event, program acara yang direkam lebih dahulu baik program acara nono drama seperti music, olahraga dan news maupun program acara drama (setyabudi, 2005). 2. Trasmitter Merupakn salah satu unsur dalam proses penyiaran yang berfungsi mengantarkan gambar dan suara dari studio berupa gelombang elektromagnetik yang membawa muatan informasi untuk dipancarkan atau disalurkan melalui kabel atau serat optik. Sistem pemancaran (transmisi) dapat dilakukan melalui sistem terresterial (pancaran di atas tanah) dan sistem satelit ( menggunakan jasa satelit komunikasi). Ada 3 cara sistem satelit komunikasi (telekomunikasi), sistem DBS (Direct Broadcasting Satellit) dan sistem semi DBS, serta sistem gabungan ( terristorial, penyaluran dan satelit). 3. Pesawat penerima Merupakan alat yang berfungsi mengubah gelombang elektro magnetik yang membawa muatan informasi berupa signal suaran dan signal gambar proyeksi menjadi bentuk pesan yang dapat dinikmati. Pancaran gelombang elektro magnetik yang membawa muatan signal suara yang terbentuk melalui microfon, kemudian pancaran ini diterima oleh sistem antena untuk diteruskan ke pesawat penerima, dan signal suara itu diubah kembali menjadi atau audio didalam audio/loudspeaker. Proses ini menghasilkan siaran radio. Sedang pancaran elektro magnetik yang membawa muatan signal suara, yang dihasilkan oleh microfon dan signal gambar proyeksi, yang dihasikan oleh sistem lensa dan kemudian diubah menjadi signal gambar dalm tabung pengambil gambar (pick up tube) maka proses ini menghasilkan siaran televisi. Ketiga unsur tersebut bila dipadukan dapat menghasilkan siaran, seperti dalam bagan berikut ini: Bertindak sebagai komunikator dan sekaligus sebagai sumber informasi adalah penyelenggara siaran. Ide/isi pesan komunikator produksi dan disiarkan melalui stasiun penyiaran radio dan televisi (hasil produksi) dapat dinikmati atau dilihat dan didengar oleh komunikan melalui pesawat televisi dan atau pesawat radio. Isi pesan itu bertujuan untuk mengubah sikap dan perilaku khalayak. Sementara penyiaran yang merupakan padanan kata broadcasting memiliki pengertian sebagai: kegiatan pemancarluasan siaran melalui sarana pemancaran dan/atau sarana transmisi di darat, di laut atau di antariksa dengan menggunakan spektrum frekuensi radio (sinyal radio) yang berbentuk gelombang elektromagnetik[2] yang merambat melalui udara, kabel, dan atau media lainnya untuk dapat diterima secara serentak dan bersamaan oleh masyarakat dengan perangkat penerima siaran.[3]Dengan demikian menurut definisi di atas maka terdapat lima syarat mutlak yang harus dipenuhi untuk dapat terjadinya penyiaran. Jika salah satu syarat tidak ada maka tidak dapat disebut penyiaran. Kelima syarat itu jika diurut berdasarkan apa yang pertama kali harus diadakan adalah sebagai berikut: 1. Harus tersedia spektrum frekuensi radio 2. Harus ada sarana pemancaran/transmisi 3. Harus adanya perangkat penerima siaran (receiver) 4. Harus adanya siaran (program atau acara) 5. Harus dapat diterima secara serentak/bersamaan Dari kelima syarat penyiaran tersebut di atas hanya poin ke lima yang tidak kita bahas dalam buku ini karena hal tersebut sudah sangat jelas yaitu bahwa penyiaran harus dapat diterima secara serentak. Pada bab mengenai teknik penyiaran ini kita akan membahas tiga hal dari lima syarat penyiaran tersebut di atas yaitu mengenai spektrum frekuensi radio, sarana pemancaran atau transmisi dan perangkat penerimaan penyiaran. Sedangkan mengenai siaran atau program akan dibahas di bab tersendiri di buku ini yaitu mengenai program. Kita mulai pembahasan dengan spektrum frekuensi radio.[1] Standar Prosedur Pengoprasian Istilah standar prosedur pengoprasian atau standard operating procedure (SOP)pada awalnya hanya dipakai sebagai suatu syarat atau aturan untuk mengoperasikan suatu mesin peralatan mekanik atau elektronik. Syarat tersebut mutlak diperlukan dengan tujuan untuk melancarkan operasional dan membuat alat agar dapat digunakan dalam waktu yang relatif lebih lama. Dalam kaitan ini Wahyudi (1994) mengatakan para pengelola prograsm teknik dan administraasi/ ketatalaksanaan dalam wadah organisasi penyiaran bekerja diatas landasan saling pengertian, menghargai dan mengingatkan, untuk menghasilkan siaran yang berkualitas, baik dan benar. Yang dimaksud dengan siaran berkualitas, baik dan benar adalah : · Siaran berkualitas adalah siaran yang kuallitas suara atau gambar atau visualnya prima. · Siaran yang baik adalah siaran yang isi pesannya, baik audio atau visualnya bersifat informatif, edukatif, persuasif, akumulatif, komunikatif dan stimulatif. · siaran yang benar adalah siaran yang isi pesannya, baik audio dan atau visualnya diproduksi sesuai dengan sifat fisik medium radio dan atau televisi. Dengan memperhatikan kriteria siaran yang berkualitas, baik dan benar, maka diharapkan akan mampu memberikan kontribusi kepada khalayak berupa hasil produksi siaran yang benar- benar dapat dinikmati dan di tonton. Untuk siaran artistik terilat pada kode moral, sedangkan siaran karya jurnalistik selain terikat kode moral juga pada kode profesi jurnalistik. http://basgabas.blogspot.co.id/2012/08/broadcasting-teknik-penyiaran-radio-dan.html?m=1

Kamis, 26 November 2015

Memahami Anak Usia Dini

«Memahami Anak Usia Dini 1⃣ Anak usia dini memiliki potensi yang luar biasa. Saat itu otak tumbuh pesat dan siap diisi dengan berbagai informasi dan pengalaman. 2⃣ Penelitian menunjukkan anak usia dini adalah masa windows of opportunity. Pada masa ini, otak anak bagaikan spons yang dapat menyerap cairan. Agar dapat menyerap, spons tersebut tentunya harus ditempatkan dalam air. Air inilah yang diumpamakan sebagai pengalaman. Di sinilah letak peranan orangtua yang bertugas memberikan pengalaman kepada anak-anak dan mengenalkan mereka pada aktivitas yang diminatinya. 3⃣ Jika sejak bayi, anak sudah distimulasi dengan berbagai rangsangan, otak kecilnya pun akan menyerap. Sebagai contoh, kemampuan bicara anak., jika tidak sering dirangsang, maka anak akan mengalami keterlambatan berbicara. Namun, jika anak intens diajak berbicara, maka, kemampuan verbalnya pun akan terstimulasi dengan baik. 4⃣ Hasil penelitian tentang perkembangan intelektual anak menunjukkan bahwa pada usia 4 tahun anak sudah mencapai separuh dari kemampuan intelektualnya, dan pada umur 8 tahun akan mencapai 80 %. Setelah umur 8 tahun, kemampuan intelektualnya hanya dapat diubah sebanyak 20%. 5⃣ Selama 4 tahun pertama dari kehidupannya, perkembangan intelektual anak sama banyaknya dengan perkembangan selama 13 tahun berikut. Karena itu, menggali dan mengembangkan potensi mereka sejak dini memenjadi sangat penting. 6⃣ Banyak ahli yang mengatakan bahwa kapasitas belajar anak yang terbentuk dalam masa ini akan menjadi landasan bagi semua proses belajar di masa depan. Orang dewasa yang tetap bisa belajar dengan mudah umumnya adalah mereka yang dari sejak kecil terbiasa menggunakan otaknya untuk belajar. Mereka yang cabang-cabang otaknya lebih banyak karena sering dipakai belajar sewaktu kecil, ternyata punya respon yang lebih bagus, inisiatif yang lebih cepat, daya tangkap dan ketelitian yang lebih bagus. Selain itu, motivasinya untuk maju juga berbeda. 7⃣ Keberhasilan suatu pendidikan sering dikaitkan dengan sejauhmana orang tua memahami anak sebagai individu yang unik, dimana setiap anak memiliki potensi (keahlian) yang berbeda namun saling melengkapi dan berharga. 8⃣ Potensi yang dimaksud disini adalah hal-hal spesifik yang apa pada diri anak, yang nampak lebih jika dibandingkan dengan anak seusianya. Selain anak adalah individu yang unik, mereka adalah tetap anak-anak, yang masih terus tumbuh dan berkembang. 9⃣ Anak-anak pada dasarnya kreatif, mereka mempunyai ciri-ciri individu yang, misalnya rasa ingin tahu yang besar, senang bertanya, dan memiliki imajinasi yang tinggi. Pengalaman konkret adalah yang dibutuhkan anak dalam usia ini. Untuk itu, sejak dalam kandungan, ibu dapat melakukan berbagai hal yang dapat menstimulasi perkembangan otak bayi. 🔟 Di antaranya dengan membacakan cerita, ayat-ayat Al-Qur’an atau sekadar mengajak bayi mengobrol. Penelitian menunjukkan otak bayi dalam kandungan dapat merespons kondisi di luar, telinga bayi tersebut dapat mendegar apa yang ibu katakan. Munculnya potensi (kemampuan) anak memang tergantung pada rangsangan yang diberikan orangtua, maka merupakan kewajiban orangtua untuk menggali sekaligus mengembangkan potensi anak sejak dini. 📝 Makin dini anak menerima stimulasi, akan semakin baik. Bersiaplah menjadi orang tua terbaik buat anak. Wallahu a'lam bishshowab

Ahli Dzikir dan Syukur

Ahli Dzikir dan Syukur Posted by: andysyauqi in AaGym Alhamdulillah. Segala puji hanya milik Alloh Swt. Semoga Alloh Yang Maha Mengetahui setiap isi hati hamba-hamba-Nya, senantiasa melimpahkan petunjuk-Nya kepada kita sehingga kita menjadi orang-orang yang istiqomah di jalan-Nya. Sholawat dan salam semoga selalu tercurah kepada kekasih Alloh, baginda nabi Muhammad Saw. Saudaraku, semoga kita menjadi ahli dzikir dan ahli syukur. Rosululloh Saw. mengajarkan sebuah doa supaya kita menjadi hamba yang ahli dzikir dan syukur. Doa tersebut berbunyi, “Allahumma a’innii ‘ala dzikrika wa syukrika, wa husni ‘ibaadatik.’ (Ya Alloh, bimbinglah aku untuk mengingat-Mu dan bersyukur kepada-Mu, serta agar bisa beribadah dengan baik kepada-Mu).” (HR. An Nasa’i dan Ahmad) Menurut Rosululloh Saw., manusia itu bisa menjadi makhluk yang ajaib. Manusia yang mana? Yaitu manusia yang beriman kepada Alloh Swt. Orang beriman itu manusia ajaib, dia tidak pernah rugi, diberi nikmat dia bersyukur dan diberi ujian dia bersabar. Keduanya menjadi kebaikan. Jadi kalau kita memiliki dua keahlian saja, yaitu ahli dzikir dan ahli syukur, maka tidak akan ada kejadian seperti apapun yang membuat kita rugi. Alloh akan melipatgandakan karunia bagi hamba-Nya yang bersyukur. Kalau diumpamakan adalah seperti satu butir benih yang jatuh ke tanah dan disiram hujan. Benih itu kemudian tumbuh menjadi sebuah pohon yang semakin tinggi besar nan subur dan menjadi jalan kehidupan bagi tumbuhnya pohon-pohon lainnya. Atau seperti anak sapi yang makan rumput, kemudian dia tumbuh besar dan sehat, menghasilkan daging dan susu yang berlimpah. Demikianlah gambaran Alloh melipatgandakan karunia bagi hamba-Nya yang bersyukur. Maka jangan pernah takut akan nikmat yang belum ada. Karena semuanya sudah ada di sisi Alloh Swt. Yang harusnya kita takutkan adalah jika kita tidak bersyukur atas karunia Alloh yang telah kita rasakan selama ini. Padahal syukur itu adalah bagaikan tali, yang mengikat nikmat yang telah ada dan menarik nikmat yang belum ada. Takutlah jika tali ini tidak ada di dalam diri kita. Karena Alloh Swt. berfirman, “Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu..” (QS. Ibrohim [14] : 7) Jadi sebenarnya jangan sibuk memikirkan nikmat yang belum ada, melainkan sibuklah memikirkan syukur yang belum ada atas segala nikmat yang telah kita rasakan selama ini. Karena yang belum ada itu sudah janji Alloh akan menambahkannya jikalau kita bersyukur. Saudaraku, semoga Alloh melimpahkan taufik dan hidayah-Nya kepada kita sehingga kita menjadi ahli dzikir dan ahli syukur. Aamiin yaa Robbal ‘aalamiin.[] Oleh: KH. Abdullah Gymnastiar ( Aa Gym ) Beliau adalah pengasuh pondok pesantren Daarut Tauhiid Bandung – Jakarta. Editor : Rashid Satari

doa rezeki

Mari kita Amalkan: “Allahumakfini bi halalika ‘an haramika wa aghnini bi fadlika ‘aman siwak" “Ya Allah! Cukupkanlah bagiku rizki yg halal dariMu, jauhkanlah aku dari rizki yg Engkau haramkan. Dan berikanlah aku kekayaan dengan anugerahMu bukan selainMu“ (HR. Tirmidzi) |

Bob Sadino: Sukses adalah bertindak

Bob Sadino: Sukses adalah bertindak Pemilik tunggal Kem Chicks, Bob Sadino berbagi tips dalam hal kesuksesan. Menurut laki-laki yang lahir di Lampung tahun 1933 ini hal terpenting yang harus dilakukan dalam berbisnis adalah bertindak. Sementara perencanaan, harapan dan tujuan tidak ada dalam kamusnya dalam meraih kesuksesan. "Dalam berbisnis atau berkarya, harapan harus dihilangkan. Sebab dalam harapan selalu ada kekecewaan. Yang terpenting adalah do it. Karena saya bertindak, maka anda katakan saya sukses," kata Bob Sadino dalam acara Leadership Camp 2010 dengan tema Mengembangkan agribisnis di Jawa Timur dengan prinsip-prinsip enterpreneurship yang digelar oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) di Hotel Singgasana, Kamis (18/11/2010). Menurutnya, harapan memang tidak harus ada, karena harapan tidak akan ada artinya jika tidak ada tindakan. Jadi yang terpenting adalah bertindak dengan tanpa menggantungkan harapan. Selain itu, katanya, rencana dan tujuan untuk sukses juga tidak boleh ada. Sebab kesuksesan adalah hal abstrak yang tidak bisa dijelaskan. Kesuksesan bukan sebagai tujuan, namun hanya sebagai akibat dari tindakan yang telah dilakukan. Lebih lanjut Bob Sadino mengatakan bahwa menghilangkan harapan memang hal yang sulit untuk dilakukan, namun ada hal yang lebih sulit lagi yaitu melepaskan belenggu jalan pikiran. Jika pelaku bisnis masih saja mengedepankan pikiran dalam bertindak dan selalu dipikirkan apa yang terjadi, maka ia akan menjadi mudah stes dan down jika mengalami kegagalan. "Langkah menghilangkan harapan dan melepaskan belenggu pikiran adalah hal yang harus dipenuhi sebagai prakondisi menuju berbisnis," katanya. Sementara untuk memulai berbisnis, masyarakat harus memiliki keberanian untuk mengambil kesempatan. Karena ada sejuta peluang yang melingkupi tubuh manusia. "Di badan anda ada sejuta peluang, tinggal seberapa besar keberanian yang kita miliki untuk mengambil kesempatan tersebut," tegasnya. Namun hal yang juga harus ditekankan adalah pebisnis harus tahan banting dan tidak lemah.

Doa Nabi Yunus – AaGym

Posted by: AndySyauqi in AaGym Alhamdulillah. Segala puji hanya milik Alloh Swt. Semoga Alloh Yang Maha Menatap, menggolongkan kita sebagai hamba-hamba-Nya yang senantiasa berupaya menjadikan hanya Alloh saja yang mendominasi hati kita. Sholawat dan salam semoga selalu terlimpah kepada panutan seluruh alam, nabi Muhammad Saw. “Laa ilaaha illaa anta, subhaanaka innii kuntu minazh zhoolimiin.” Ini adalah doa nabi Yunus a.s yang dijanjikan oleh Alloh Swt. akan menjadi jalan keluar dari berbagai kesulitan yang sedang dihadapi oleh nabi Yunus a.s. Karena datangnya doa ini adalah berasal dari tiga lapis kegelapan. Pertama, kegelapan malam. Kedua, kegelapan di dalam lautan. Dan ketiga, kegelapan di dalam perut ikan. Dari ketika kegelapan ini kemudian nabi Yunus a.s selamat atas izin Alloh Swt., syariatnya dengan memanjatkan doa ini kepada Alloh Swt. Sekilas kita ingat kembali, bahwa Alloh Swt. memerintahkan nabi Yunus a.s untuk berdakwah kepada kaumnya. Akan tetapi kaumnya itu membangkang dan bebal, tidak mau mengikuti sedikitpun dakwah yang beliau sampaikan. Setelah sedaya upaya nabi Yunus a.s kerahkan, lantas beliau pergi meninggalkan mereka dengan keadaan marah dan putus asa. Padahal belum datang ketentuan Alloh Swt. kepadanya. Sehingga Alloh Swt. memberikannya ujian berupa kejadian demi kejadian yang terangkum dalam tiga kegelapan tadi. Doa nabi Yunus a.s ini diabadikan oleh Alloh Swt. di dalam Al Quran, “Laa ilaaha illaa anta, subhaanaka innii kuntu minazh zhoolimiin”, yang artinya, “Tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zholim.” (QS. Al Anbiyaa [21] : 87) Saudaraku, kuncinya yang pertama adalah ketauhidan. Barangsiapa yang ingin diberikan keselamatan dari setiap persoalan, maka milikilah keyakinan yang kuat kepada Alloh Swt. Jangan menuhankan apapun selain Alloh Swt. Hanya Alloh semata yang ada di hati kita, yang menjadi tujuan setiap amal kita, yang kita harapkan pertolongannya. Kemudian, tanamkanlah di dalam hati pengakuan bahwa hanya Alloh Yang Maha Sempurna, tidak ada kekurangan, kesalahan dalam hal apapun. Alloh Maha Suci dari segala kekurangan. Dan, kunci yang terakhir adalah mengakui bahwa diri kita ini adalah hamba yang zholim terhadap diri sendiri, banyak melakukan salah dan dosa. Semakin kita mengakui keburukan dan dosa-dosa kita di hadapan Alloh, inilah yang akan mengundang pertolongan Alloh Swt. Atas izin Alloh Swt., maka nabi Yunus a.s pun selamat setelah memanjatkan doa tersebut. Alloh Swt. berfirman, “Maka Kami kabulkan (doa)nya dan Kami selamatkan dia dari kedukaan. Dan demikianlah Kami menyelamatkan orang-orang yang beriman.” (QS. Al Anbiyaa [21] : 88). Marilah kita teladani doa nabi Yunus a.s ini. Tanamkanlah di dalam hati kita keyakinan yang kokoh kepada Alloh Swt. Jadikanlah hanya Alloh Swt. yang menjadi tujuan hidup kita. Dan, senantiasa sadari bahwa sesungguhnya kita adalah makhluk lemah yang penuh dosa, dan tiada yang bisa menyelamatkan kita atas dosa-dosa itu selain ampunan dan pertolongan Alloh Swt. Wallohu a’lam bishowab.[] Ditulis oleh: KH. Abdullah Gymnastiar ( Aa Gym ) Beliau adalah pengasuh pondok pesantren Daarut Tauhiid Bandung – Jakarta. Editor : Rashid Satari